Perkembangan Remaja

Teenager Problems: The 15 Most Annoying Things About Being ...

Transisi yang kritis

WHO mengartikan remaja sebagai sebuah periode dalam pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi setelah masa anak-anak dan sebelum masa dewasa, berkisar pada usia 10 hingga 19 tahun. Periode ini mewakili sebuah transisi kritis dalam kehidupan seseorang dan ditandai dengan fase pertumbuhan dan perubahan yang luar biasa. Fase seperti ini hanya ditemukan pada dua periode dalam kehidupan manusia, periode remaja yang saat ini dibahas dan periode balita. Proses biologis mencetuskan banyak aspek dalam tumbuh kembang ini, dengan pubertas sebagai salah satu proses biologis tersebut yang juga menandai masuknya seseorang dalam periode remaja, yakni jalan dari anak-anak menuju kedewasaan. Determinan biologis pada remaja sifatnya universal, namun durasi dan karakteristik yang mencirikannya bisa saja bervariasi tergantung waktu, budaya, dan kondisi sosioekonomi. Periode ini dapat dilihat perubahannya sepanjang abad ini dalam hal pubertas, waktu pernikahan, urbanisasi, komunikasi global, dan perubahan sikap serta perilaku seksual.

Pengalaman sebagai kunci perkembangan

Proses dalam masa remaja merupakan periode sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Selama masa tersebut beberapa pengalaman sebagai kunci perkembangan dapat muncul. Disamping pematangan fisik dan seksual, pengalaman-pengalaman ini juga meliputi pergerakan menuju kemandirian sosial dan ekonomi, perkembangan identitas, pemerolehan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan untuk memenuhi peran dan hubungan dimasa dewasa kelak, dan kapasitas berpikir abstrak. Selain bahwa masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan sangat penting, masa remaja juga merupakan masa yang amat riskan karena besarnya pengaruh sosial.

Tekanan untuk ikut andil dalam perilaku-perilaku berbahaya

Banyak remaja menghadapi tekanan-tekanan untuk minum-minuman keras, merokok, atau penggunaan narkoba dan melakukan hubungan seksual, memposisikan diri mereka sehingga riskan untuk terluka maupun sengaja melukai diri sendiri, kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi dari STIs (seually transmitted infections), termasuk HIV (human immunodeficiency virus). Banyak juga remaja yang mengalami kesulitan beradaptasi dan masalah-masalah kesehatan mental lain. Pola perilaku yang muncul dalam proses ini antara lain, penggunaan atau nonpenggunaan narkotika, proteksi atau mengambil risiko perilaku seksual, dapat berpengaruh jangka panjang secara positif atau negatif terhadap kesehatan dan kesejahteraan remaja dimasa depannya. Oleh karena itu, orang dewasa harusnya memperoleh berbagai kesempatan yang sifatnya unik untuk mempengaruhi remaja.
Remaja berbeda dari anak-anak maupun orang dewasa. Utamanya, remaja tidak sepenuhnya mampu untuk memahami konsep yang kompleks, atau hubungan antara perilaku dan konsekuensi, atau derajat kendali yang mereka miliki terhadap keputusan yang berhubungan dengan kesehatan termasuk didalamnya terkait perilaku seksual. Ketidakmampuan ini dapat membuat remaja menjadi rentan terhadap eksploitasi seksual dan perilaku berisiko tinggi lain. Hukum, bea cukai, dan praktek juga dapat mempengaruhi remaja secara berbeda dibandingkan orang dewasa. Contohnya, hukum dan kebijakan sering kali membatasi akses remaja kepada informasi dan layanan kesehatan reproduksi, terutama ketika mereka belum menikah. Sebagai tambahan, bahkan ketika layanan kesehatan tersebut ada, sikap dari penyedia layanan terhadap remaja yang melakukan hubungan seksual menjadi hambatan yang signifikan bagi remaja untuk menggunakan layanan tersebut.

 Keluarga dan komunitas adalah kunci pendukung yang utama

Remaja bergantung pada keluarga mereka, komunitas, sekolah, layanan kesehatan, dan tempat beraktivitas mereka untuk belajar secara menyeluruh kemampuan-kemampuan penting yang akan membantu mereka untuk beradaptasi dengan tekanan-tekanan yang nanti akan mereka hadapi dimasa dewasa dan bertransisi dari masa anak-anak ke masa dewasa tersebut dengan sukses. Orang tua, anggota komunitas, penyedia layanan, dan institusi sosial lainnya laiknya bertanggung jawab untuk mempromosikan perkembangan dan penyesuaian remaja dan untuk mengintervensi secara efektif masalah-masalah yang muncul.


Alih Bahasa oleh: FxT

1 komentar:

  1. Casino Rewards | JTM Hub
    Players who 안동 출장마사지 choose a 포항 출장샵 casino will receive a complimentary casino bonus worth $1,500 in 의정부 출장안마 free chips, match chips, and free spins. When you do 의왕 출장마사지 get 군포 출장안마 a complimentary

    BalasHapus